RSS

Arsip

Gambar

#movember!

#movember!

Untuk berpartisipasi dalam gerakan #movember, yaitu kampanye kesadaran akan kanker prostat, beberapa anggota KFBI memposting foto mereka dengan kumis (yang semuanya palsu 😀 ) ke Facebook dan Instagram. Setiap foto ini dihargai US$1 oleh HTC dan Fotodroids untuk disumbangkan ke yayasan kanker.

Kamu juga masih bisa berpartisipasi sampai akhir bulan ini dengan posting foto berkumis ke social media (FB, twitter, Instagram) dan menambahkan hashtag #hairstochange #htc #fotodroids. Kamu juga bisa follow @yopiesuryadi, founder #fotodroids untuk memastikan kampanye kamu tepat sasaran.

Kenapa kumis? Karena ini adalah tentang kanker prostat yang identik dengan laki-laki.
Terimakasih untuk yang sudah ikut kumisan! 🙂

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 26, 2013 in jurnal

 

Tag: , , ,

Gambar

Oleh-Oleh – bagian 1

Selama bulan September 2013 ini, KFBI mengadakan challenge fotografi tentang oleh-oleh atau ciri khas dari masing-masing kota para anggota KFBI. Akhir minggu ini, kita akan lihat beberapa foto oleh-oleh dari mereka yang mungkin kamu belum pernah lihat atau dengar dan semoga bisa menjadi tambahan pengetahuan 🙂

oleholeh

Searah jarum jam, dari kiri atas:

1. Batik Semarang dari Annisa Cahyaningtyas

“Lunpia, bakpia pathok, dan bandeng presto mungkin terdengar tidak asing di telinga para pendatang atau wisatawan yg berkunjung ke Semarang saat ingin membeli oleh-oleh. Tapi, yang satu ini ga kalah dari sederetan makanan tadi buat buah tangan dari kota Semarang tercinta, yaitu Batik Semarangan.

Mungkin biasanya orang tau batik yang dari Jawa Tengah itu batik Pekalongan, batik Solo, dan lainnya tapi belum tau dan mengenal adanya batik asli dari ibukota Jawa Tengah, yaitu Semarang.

Aku juga baru tau batik semarangan atau batik Semarang akhir-akhir ini. Bermula saat aku diminta adik untuk menemani mencari batik dengan corak asli Semarang atau bisa disebut dengan batik Semarangan. Karena nantinya setiap hari Rabu diminta memakai batik tersebut. Entah karena alasan apa. Mungkin cuma terobosan baru dari kepsek adikku. Tapi ada positifnya sih, dengan program itu jadi bisa memajukan pengrajin batik Semarang.

Ciri khas dari batik Semarangan ini adalah motifnya, yaitu Gedung Lawangsewu, Tugumuda, burung srondol, dan beberapa motif yang jadi ciri Semarang.

Nah, ini adalah foto beberapa koleksi batik adikku, dan yang batik Semarang cuma satu – yang paling kanan (yang paling terang) dengan motif Tugumuda dan burung srondol. Jadi, jangan lupa beli oleh-oleh batik Semarang yaa kalo mampir ke kotaku :)”

2. Pecel Nganjuk dari Endra Widoyoko

“Sapa yang tidak kenal nasi pecel? Ini adalah salah satu oleh-oleh khas dari kota angin Nganjuk. Meskipun pecel juga banyak di daerah Madiun dan Kediri, tapi ini yang paling top di Nganjuk. Cocok untuk oleh-oleh. – Jatitengah, Rejoso-Nganjuk.”

Menurut Endra, harga seporsi pecel Nganjuk ini hanya 3 ribu rupiah saja! Harga yang sangat murah untuk makanan sekomplit dan seenak ini yang sudah tidak bisa didapat di kota besar. Tempe mendoannya sungguh menggoda, ya?

3. Jembatan Ampera dari Tjak Kris

“Jembatan ini maskot kota yang terkenal dengan wisata kulinernya yang membentang dari ilir ke ulu (sebutan orang Palembang untuk daerah sebelum dan sesudah Sungai Musi.) Jembatan yang luarbiasa buatan arsitek yang top. Dahulu, bagian tengah jembatan ini bisa diangkat agar kapal-kapal besar bisa melintas dan singgah di pelabuhan. Namun, karena usia, sekarang tidak dapat digunakan lagi. Bagian mesinnya terletak pada tiang bagian atas. Jembatan Ampera adalah salah satu ikon kota Palembang sekaligus oleh-oleh dari saya.”

4. Wingko Babat dari Historida Bayu

“Ya, ini yang namanya wingko babat. wingko adalah kue yang terbuat dari bahan dasar kelapa. Sebenarnya wingko babat itu di ambil dari nama kota yaitu Babat, jadi wingko itu sendiri nama kuenya dan babat itu adalah sebuah kota kecil yang ada di Semarang. Maka dari itu Wingko Babat terkenal dari Semarang. Wingko babat sangat cocok di santap pas masih hangat dan ditemani dengan teh manis hangat. Pasangan itu rasanya joss gandos, apalagi diwaktu hujan, haha. Cocok! Ayo, kunjungi Semarang dan belilah makanan tradisional khas Babat ini.”

Wingko babat juga tersedia dalam berbagai bentuk dan varian rasa.

5. Jalan Cihampelas dari Annisa Wulandari

“Salah satu ruas jalan yang paling terkenal dari Bandung adalah Jalan Cihampelas ini. Berjubel toko pakaian terutama yang berbahan jeans. Sekarang sudah super padat, macet, semrawut di jam-jam sibuk. Tapi masih saja jadi daerah yang populer dan favorit untuk wisatawan.

Segala macam ada disini. Baju, makanan, tas, suvenir, sebut saja. Mulai dari kaki lima sampai toko besar. Ada peuyeum, es durian, lumpia basah, keripik oncom, kaos dengan tulisan “Bandung”, dan banyak lagi.

Yang menarik juga adalah desain bangunan tokonya. Semua punya ciri khas mulai dari superhero, king kong, sampai perahu. Jalanannya juga masih teduh oleh pohon-pohon besar. Jadi, semacet-macetnya Cihampelas, belum lengkap berkunjung ke Bandung kalau belum kesini :)”

 

Nikmati lebih banyak foto dan cerita di halaman Facebook KFBI

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 22, 2013 in Dari KFBI Untuk Semua, member kfbi

 

Tag: , , , , ,

Gambar

Ada Apa Jam 1 Siang?

1pm

Ada banyak hal yang bisa terjadi pada jam 1 siang. Banyak hal juga yang bisa dikerjakan. Beberapa member KFBI sempat mengumpulkan foto tentang apa yang mereka lihat pada jam 1 siang. Pipit pergi menyetorkan uang ke bank sementara Bana dan Bony memastikan check log mereka berfungsi. Mumu pergi membeli es kelapa muda untuk teman makan siang ketika Reni baru pulang dinas dan akan istirahat siang. Daru baru selesai menunaikan shalat Duhur, Rika menebarkan cinta lewat selembar kartu ucapan, Eka memperhatikan seekor ikan di kolamnya menikmati air sejuk, saat Susan dan Fiyan masih bekerja di kantor masing-masing. Doni juga masih di depan komputernya sementara Ozi mengawasi para mahasiswa baru di kampusnya, dan Annisa tahu pasti jemurannya sudah kering saat itu 🙂

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 22, 2013 in fotografi ponsel

 

Tag: ,

Gambar

World Police Band Concert 2013 dari lensa Eka Setiawati

Pada hari Minggu lalu (1/9), bersamaan dengan car free day, Jakarta menjadi tuan rumah acara Karnaval Marching Band Kepolisian yang diikuti oleh 5 negara, beberapa diantaranya Jepang, Vietnam, dan Amerika. Parade tersebut dimulai dari air mancur di dekat Monumen Nasional dan bergerak ke Bundaran HI. Salah satu anggota KFBI, Eka Setiawati, ada disana untuk mengabadikan beberapa atraksi dari karnaval tersebut.

Minggu, 1 September 2013 08:30 pagi di depan Bank Korea_ lupa namanya di pengkolan setelah Monas, Jakarta

ceritanya ada acara Marching Band Militer gitu deh dari beberapa negara tetangga juga,

secara sigap hari Minggu itu saya berangkat pagi, untung smp lokasi tepat saat Marching Band beratraksi, standby lah saya di lokasi tsb.

…minggir2 kasih jalan kata pak polisi yg mengatur acara. saya ya ga bisa minggir, ada pose menarik koq disia2kan…, masuk ke barisan bareng photographer Pro itu berasa jadi Pro Phonegrapher, berasa bawa lensa kit dgn berat 20Kg_ lebay…

…clik, dapet deh posisi Jengkang Jengking bin Plengking…. saya suka atraksi Marching Band Militer Indonesia… nungguin Marching Band negara lain ga ada yg nongol…

ya… itu sekelumit cerita dari pandangan kamera HP saya (Samsung Galaxy FIT, PicsayPro)

IMG-20130901-WA0003

IMG-20130904-WA0028

IMG-20130904-WA0026

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 5, 2013 in fotografi ponsel, member kfbi

 

Tag: , , , , ,