RSS

Arsip Kategori: fotografi ponsel

Cerita Fotografi Ponsel (Seri 2 – Sandi Sutrisno)

image

Post ini ditulis oleh Sandi Sutrisno

Berawal dari edit foto unduhan internet, saya semakin mengagumi keindahan foto yang terlukis dari jepretan sebuah kamera. Sandi Sutrisno nama saya, anak rantau asal kampung kecil di Kabupaten Sukoharjo, Surakarta yang sekarang tinggal di Jakarta.

Mendambakan memiliki handphone berkamera adalah cita-cita sejak mengenal apa itu telepon genggam, hingga akhirnya pilihan jatuh pada Sony Ericsson wt19i. Si soner inilah yang membawa saya mengenal Fotonela dan bergabung dengan KFBI. Dari situ mulailah saya mengenal, belajar, dan memahami fotografi.

Soner dibekali kamera dengan spesifikasi 5 MP, 2592×1944 pixels, autofocus, LED flash, dan bersyukur tahun 2013 ini datang rival Soner, yaitu Samsung Galaxy GT-I8160 dengan spec yang sama. Dari kedua handphone ini saya belajar memotret. Tidak ada teknik khusus, yang terpenting adalah pencahayaan. Jika minim cahaya, bisa menggunakan bantuan penerangan bantuan seperti senter atau yang lainnya, dan mainkan imajinasi. Untuk settingan kamera, saya gunakan mode otomatis dan selalu atur kualitas gambar pada pilihan terbaik (high).

image

Saya lebih suka memotret still life, dimanapun itu. Bisa di rumah, di jalan, di tempat kerja.. Dari sini, ide bermunculan. Memang kadang terlihat aneh saat saya memotret, tapi cuek sajalah. Itu bisa jadi tantangan tersendiri. Mengutip kata-kata pak Alex Webb:

Memotretlah karena kamu mencintainya, dan karena bagimu hadiah terbesarnya adalah proses memotret itu sendiri.

Sering dibilang temen aneh, toh akhirnya setelah mereka tau alasannya malah jadi sering diminta buat motret gaya narsis mereka 😀 Positifnya; bisa coba berbagai merk hape dan kamera. Hehehe…Yang utama, jeli dalam memandang. Kita takkan pernah tahu uniknya benda sekitar kita jika tidak mengubah sudut pandang.Saya mencoba memainkan imajinasi, mencoba lebih dekat, seolah-olah jadi fotografer handal 😀 (ya boleh-boleh saja kan…) Sering melihat foto-foto dari internet, media sosial dan forum-forum online juga membuat pandangan saya lebih terbuka tentang fotografi.

image

Terakhir, untuk menciamikkan tampilan foto, saya lakukan editing sedikit dan lagi-lagi masih lewat handphone. Beberapa aplikasi yang biasa saya gunakan adalah Picsart,Picsay Pro, Aviary, Photo Editor, dan Pixlr Express. Sekedar untuk mempertajam dan memberi efek warna.

Begtulah sedikit cerita dan sharing dari saya Semoga bermanfaat 🙂
Disini saya belajar banyak dari sobat KFBI. Dari foto rekan-rekan semua. Menambah inspirasi buat saya.
Terima kasih dan salam jepret 😀

*Lihat lebih banyak foto-foto Susan yang out of the box di profile-nya atau di galeri flickr-nya.

Iklan
 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 30, 2013 in Dari KFBI Untuk Semua, fotografi ponsel, member kfbi

 

Tag: , ,

Cerita Fotografi Ponsel (Seri 1 – Eka Setiawati)

image

Post ini ditulis oleh Eka Setiawati

Hai. Saya Eka, Perawat yang punya hobi motret sejak SMP dan pengguna Ricoh analog waktu SMA. Masuk kuliah bukan jurusan photography, tapi sebagai anggota Sekretariat Mahasiswa selalu dapat bagian dokumentasi yang diterima dengan senang girang – bukan senang hati lagi, apalagi sudah gak perlu pakai kamera yang di-ekrek ekrek, lumayan lebih canggih, habis jepret balik sendiri, meski masih pake rol.

Setelah mulai kerja, 3 tahun hanya pakai kamera HP (Ricoh jaman dulu sudah hilang entah kemana.) HP masih jaman VGA waktu itu, sempat pakai N 73 yg katanya dilengkapi lensa Carl Seizz. Waktu pake HP ini jeprat jepret terus, sampai akhirnya ketemu HP saya yg sekarang: Samsul Ga’ FIT S 5670 alias Samsung Galaxy FIT dengan kamera bawaan 5 MP. Hobi foto makin menggila.

image

Sudah 2 tahun ini saya di temani si FIT buat mengabadikan banyak moment. Dari anak saya umur 2 tahun semua moment terekam.

Desember 2012 saya menemujan aplikasi editing foto di Android namanya PicsArt. Share foto awal seperti biasa, kebanyakan selfie, follow orang a-z jadi tau jenis-jenis foto yang bagus, tertarik sama Macro sejak ketemu Ririez Kelana lewat aplikasi itu, jadi lebih tau lagi bahwa bisa foto Macro pakai HP dengan lensa tambahan (saya pakai yang namanya Oshino.) Semua objek dicoba foto Macro pakai Oshino, ternyata nemu CLICKnya sama embun.

Awalnya mencoba Macro dengan Oshino pakai kamera bawaan HP yg 5MP, tapi ternyata kurang bagus jadinya. Coba aplikasi-aplikasi kamera yang lain, gak ada juga yang cocok. Akhirnya pakai kamera bawaan aplikasi dari PicsArt (resolusinya hanya sekitar 900×1200), ternyata aplikasi kamera inilah yang cocok untuk embun dan macro.

Kamera bawaan PicsArt ini sebenarnya punya settingan ISO dll, tapi saya gak pernah ganti, benar-benar mengandalkan default saat buka kamera itu. Yang namanya ngembun pastinya kudu damai sama tanah kotor… kalau sudah nemu asyiknya, saya sudi bermiring-miring ria demi mendapatkan refleksi yang saya inginkan, biar masuk di dalam embun. Awalnya “mengembun” di taman Rumah Sakit tempat saya kerja, yang pasti refleksinya ya gedung. Baru-baru ini saja belajar refleksi bunga.

image

O iya… setiap habis motret, saya pasti edit dulu biar enak di pandang. Dulu sih pakai PicsArt juga klo ngedit, hanya sebatas cropping, naikin saturasi, kontras, sharpness. Tapi sekarang saya lebih sering pakai aplikasi PicsayPro. Sama sih, hanya sebatas cropping, resize maksimal yg di sediakan PicsayPro, naikin exposure, boost default 50%, sharpness 100, smooth 50, kadang nambahin saturasi meski gak sering.

Demikian sedikit cerita dari saya, semoga bermanfaat 🙂

*nikmati lebih banyak foto-foto ponsel Eka yang indah di halaman grup KFBI dan profilnya

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 24, 2013 in Dari KFBI Untuk Semua, fotografi ponsel, member kfbi

 

Tag: , , , ,

Kembang Setaman

image


Baris 1 (ki-ka): annisa, pipit, doni, fiyan / Baris 2 (ki-ka): bana, krista, daru, ozi / Baris 3 (ki-ka): maura, reni, bony, eka / Baris 4 (ki-ka): mumu, susan, riris, rika

Bunga adalah salah satu objek fotografi yang tidak terbantahkan. Kecantikannya selalu minta diabadikan. Memiliki kamera berarti bisa “menyimpan” keindahan bunga tanpa memetik dan memindahkannya ke dalam vas, tapi ke dalam kenangan.

Lagu “Bunga Di Tepi Jalan” yang versi aslinya dinyanyikan Koes Plus lalu dipopulerkan kembali oleh Sheila on 7, dipilih Sandi Soetrisno (lebih dikenal dengan panggilan Susan) sebagai tema daily challenge di Whatsapp hari Sabtu lalu. Bunga-bunga dari berbagai jenis dan warna ini kemudian dirangkainya dalam satu kolase untuk hadiah pernikahan Nailah Fitria, salah satu anggota KFBI yang melangsungkan akad nikah pada hari Minggu berikutnya. Cantik 🙂

Sedikit tips memotret bunga:
Macro masih menjadi teknik unggulan untuk memotret keindahan bunga, karena secara fisik tidak terlalu besar dan detil keindahannya tersembunyi. Tentu tidak harus menggunakan SLR atau kamera compact. Bahkan foto-foto bunga diatas diambil menggunakan kamera hp.
Kedua, bunga adalah objek yang tidak membutuhkan banyak pendukung. Hanya dia dan dia saja yang penting. Jadi biarkan kelopaknya memenuhi frame, warnanya mencuri pandangan, dan perhatikan kebiasaannya. Ada bunga yang bisa berdiri sendiri seperti teratai dan lily, ada yang akan lebih menarik bila bergerombol seperti bunga rumput.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 23, 2013 in Dari KFBI Untuk Semua, fotografi ponsel

 

Tag: , , ,

Rasa-Rasa Langit

I remembered black skies,
the lighting all around me.
I remembered each flash,
as time began to blur.
Like a startling sign
that fate had finally found me,
and your voice was all I heard,
that I’d get what I deserve.

– New Divide, Linkin Park

Sudah pernah dengar lagu diatas? Kalau belum, dengar disini.
Bana memilih lirik ini untuk salah satu challenge harian di Whatsapp dengan tema Musik & Foto selama bulan Oktober.

Langit memang selalu menawan dan jadi objek favorit hampir semua pencinta fotografi. Warna-warna dan karakternya bisa mempengaruhi suasana hati. Cerah, mendung, dingin, hangat, ringan, dan sebagainya.

image

Kolom kiri (atas-bawah): Eka, Bony. Kolom kanan (atas-bawah): Soesan, Roi, Krista

image

Baris atas (ki-ka): MuMu, Daru. Baris bawah (ki-ka): Rika, Reni, Pipit.

Semua foto diambil menggunakan kamera ponsel dan adalah langit dari berbagai penjuru negeri. Kalau kamu ingin tahu bagaimana efek wide dan warnanya dibuat, tunggu post berikutnya, ya.

Yuk, coba dokumentasikan langit selama beberapa minggu dan lihat betapa indahnya kolasemu nanti 😉

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 17, 2013 in fotografi ponsel

 

Tag: , ,

Makan Apa?

Selain di Facebook, anggota KFBI juga berkumpul di ruang Whatsapp untuk berbagi foto dan cerita (bagi yang ingin bergabung, bisa menghubungi neng Pipit untuk di-invite.) Hampir setiap hari ada photography challenge dengan tema yang berbeda. Bulan lalu temanya adalah alfabet, dimana setiap huruf mewakili satu topik. Salah satunya adalah M untuk Makan Siang yang dipilih M. Adzroi.

Berikut foto-foto pada hari itu:

image

image

Ada makanan berat, ada selingan, ada juga yang segar-segar. Hmmm! Dan semuanya asli makanan Indonesia 😉
Apa yang membuat food photography berhasil? Kemampuannya untuk membangkitkan selera. Menyenangkan untuk tahu bahwa para anggota KFBI punya selera makan yang baik 😀

Kamu suka makan apa?

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 16, 2013 in fotografi ponsel

 

Tag: , , ,

Gambar

Ada Apa Jam 1 Siang?

1pm

Ada banyak hal yang bisa terjadi pada jam 1 siang. Banyak hal juga yang bisa dikerjakan. Beberapa member KFBI sempat mengumpulkan foto tentang apa yang mereka lihat pada jam 1 siang. Pipit pergi menyetorkan uang ke bank sementara Bana dan Bony memastikan check log mereka berfungsi. Mumu pergi membeli es kelapa muda untuk teman makan siang ketika Reni baru pulang dinas dan akan istirahat siang. Daru baru selesai menunaikan shalat Duhur, Rika menebarkan cinta lewat selembar kartu ucapan, Eka memperhatikan seekor ikan di kolamnya menikmati air sejuk, saat Susan dan Fiyan masih bekerja di kantor masing-masing. Doni juga masih di depan komputernya sementara Ozi mengawasi para mahasiswa baru di kampusnya, dan Annisa tahu pasti jemurannya sudah kering saat itu 🙂

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 22, 2013 in fotografi ponsel

 

Tag: ,

Gambar

World Police Band Concert 2013 dari lensa Eka Setiawati

Pada hari Minggu lalu (1/9), bersamaan dengan car free day, Jakarta menjadi tuan rumah acara Karnaval Marching Band Kepolisian yang diikuti oleh 5 negara, beberapa diantaranya Jepang, Vietnam, dan Amerika. Parade tersebut dimulai dari air mancur di dekat Monumen Nasional dan bergerak ke Bundaran HI. Salah satu anggota KFBI, Eka Setiawati, ada disana untuk mengabadikan beberapa atraksi dari karnaval tersebut.

Minggu, 1 September 2013 08:30 pagi di depan Bank Korea_ lupa namanya di pengkolan setelah Monas, Jakarta

ceritanya ada acara Marching Band Militer gitu deh dari beberapa negara tetangga juga,

secara sigap hari Minggu itu saya berangkat pagi, untung smp lokasi tepat saat Marching Band beratraksi, standby lah saya di lokasi tsb.

…minggir2 kasih jalan kata pak polisi yg mengatur acara. saya ya ga bisa minggir, ada pose menarik koq disia2kan…, masuk ke barisan bareng photographer Pro itu berasa jadi Pro Phonegrapher, berasa bawa lensa kit dgn berat 20Kg_ lebay…

…clik, dapet deh posisi Jengkang Jengking bin Plengking…. saya suka atraksi Marching Band Militer Indonesia… nungguin Marching Band negara lain ga ada yg nongol…

ya… itu sekelumit cerita dari pandangan kamera HP saya (Samsung Galaxy FIT, PicsayPro)

IMG-20130901-WA0003

IMG-20130904-WA0028

IMG-20130904-WA0026

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 5, 2013 in fotografi ponsel, member kfbi

 

Tag: , , , , ,